PERINGATAN AGAR MEMPERBAIKI DIRI SENDIRI

Posted: February 5, 2011 in Nutrisi Kalbu
Tags: ,

Dalam diri sebagian manusia terdapat suatu penyakit yaitu orang yang memberi nasihat agama, ceramah, tulisan, ta’lim atau tabligh kepada orang lain, maka yang terpikir olehnya adalah orang lain sedangkan dirinya sendiri terlupakan. Padahal meskipun bertabligh kepada orang lain itu sangat penting, tetapi yang yang lebih penting adalah memperbaiki diri sendiri. Banyak peristiwa yang menunjukkan bahwa Nabi Saw memberi peringatan keras kepada orang yang menasehati orang lain, tetapi ia sendiri melakukan kemaksiatan.

Pada malam Isra’ mi’raj, Rasulullah saw melihat sekelompok manusia yang bibirnya digunting-gunting dengan gunting api yang membara. Beliau bertanya “ siapakah orang-orang itu?” Jibril a.s menjawab, “ mereka adalah para mubaligh dari umatmu yang tidak mengamalkan apa yang mereka dakwahkan”( Misykat ). Sebuah hadits lain menyebutkan , “sebagian ahli surga akan mendatangi sebagian ahli neraka dan bertanya ,mengapa kalian berada di neraka padahal kami telah mengikuti ajaran-ajaranmu, sehingga kami berada di surga ? jawab mereka karena kami tidak mengamalkan apa yang kami sampaikan kepada orang lain“. hadits lain berbunyi “ adzab ALLAH akan lebih cepat diturunkan keatas ulama yang jahat.mereka sangat terkejut dan bertanya “mengapa adzab ALLAH lebih dahulu menimpa kami daripada para penyembah berhala ? dijawab “orang-orang berilmu yang berbuat maksiattidak mungkin disamakan dengan orang-orang yang tidak berilmu yang berbuat maksiat”.

Rasulullah saw bersabda : “ tidak dapat bergeser kaki seorang hamba pada hari kiamat sehingga ia ditanya empat perkara ; tentang umurnya, untuk apa ia habiskan ? tentang masa mudanya untuk apa ia gunakan ? tentang hartanya darimana ia dapatkan ? dan kemana ia belanjakan ? dan tentang ilmunya apakah ia mengamalkannya”. ( Bazzar, Thabrani At-targhib )

Abu Darda r.a seorang sahabat yang terkenal berkata : “yang paling aku takuti ialah pertanyaan yang akan ditanyakan kepadaku pada hari kiamat didepan seluruh manusia yaitu apakah kamu telah mengamalkan ilmu-ilmu yang kamu miliki ? “ seorang sahabat bertanya kepada nabi saw “ siapakah mahluk yang paling  buruk ? beliau menjawab “ jangan bertanya kepadaku mengenai hal-hal buruk, bertanyalah mengenai yang baik. Mahluk yang paling buruk adalah ulama yang jahat”.dalam sabda beliau lainnya “ ilmu itu ada dua macam ,pertama ilmu yang hanya ada dalam ucapan ,ini pembungkam ALLAH ( terhadap pemiliknya ) dan akan menuntun ulama tersebut. Kedua ,ilmu yang memberi kesan di dalam hati yang akan memberi manfaat”. Maksudnya seseorang dalam menuntut ilmu agama hendaknya tidak hanya yang bersangkutan dengan masalah lahiriah tetapi juga ruhaniyah supaya berkesan dalam hati. Kalau ilmu itu tidak berkesan di hati maka ALLAH SWT akan menuntut pada hari kiamat, “ apakah kamu mengamalkan ilmu yang kamu miliki ?”

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s