MASIH ADA CELA

Posted: March 22, 2011 in Nutrisi Kalbu
Tags: , ,

 

Pada zaman purba ,ada seorang raja membangun kota yang dihiasi dengan segala macam keindahan dan bahakan sangat berlebih-lebihan dalam menjadikan kota itu “Metropolitan”.setelah kota itu selesai dibangun dan rajanya menjadi kagum dibuatnya . maka untuk menilai keindahan kota yang dibuatnya itu kemudian sang raja mengundang semua rakyatnya untuk jamuan makan dan setelah itu menyuruh penjaga-penjaga pintu untuk menanyakan tiap-tiap orang yang keluar dari jamuan itu :

“Masihkah ada cela atau kekurangan dalam keindahan kota ini…??”

Maka semua orang menjawab :

“Tidak ada celanya sama sekali , kota ini indah tiada tara bandingannya dengan kota-kota lainnya yang ada dikolong jagad ini”

Demikianlah sanjungan dari orang-orang yang keluar dari jamuan itu. sementara itu ada sebagian orang ketika ditanya mereka menjawab :

“Keindahan kota ini memang sangat bagus dan aku merasa heran sekali ,tapi masih ada dua cacat yang terselip didalam keindahan itu”.

Mendengar ucapan dari sebagian orang itu ,lalu si penjaga pintu menahannya dan dihadapkan kepada sang raja , dan ditanya oleh sang raja :

“Apakah dua cacat yang terselip didalam keindahan kota ini…??”

Orang-orang itu menjawab :

“Bahwa ia nya akan rusak dan pemiliknya akan mati”

Lalu raja bertanya lagi :

“Apakah kamu sekalian ini mengetahui tempat yang tidak rusak dan penghuninya tidak mati…??”

Jawab orang-orang itu :

“Ya, kami mengetahui”.

Lalu orang-orang itu menceritakan tentang surga dengan segala keindahannya dan kenikmatan-kenikmatannya ,sehinga sang raja menjadi rindu padanya, kemudian mereka ceritakan tentang neraka dan pedihnya siksa ,seraya mereka menakut-nakuti sang raja lalu mereka berusaha mengajak sang raja itu kembali kepada Allah serta meninggalkan keindahan-keindahan dunia yang sifatnya sementara.sang raja akhirnya sadar dan tidaklah keberatan mengikuti ajakan orang-orang itu untuk beribadat kepada Allah.

Demikianlah cerita diatas ,cerita yang menggambarkan tentang perbandingan antara kesenangan hidup didunia dengan kesenangan di akhirat.semoga kita dapat mengambil hikmah dari kisah diatas.

WASSALAM

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s